Senin, 02 Juni 2025

Cerita Horor: Teror Hantu Reni yang Gentayangan di Belakang Jok Mobil

 



Ada banyak sekali pengalaman cerita horor yang dibagikan warganet ke media sosial. Tak jarang cerita horor tersebut pun mengundang ketakutan tersendiri bagi pembacanya. Entah kisah nyata atau hanya sekedar fiksi, banyak pembaca yang merasa terbawa atau terhanyu dan ikut merasakan situasi dan kondisi yang terjadi di dalam cerita.  Kamu yang penakut dan sedang sendirian di rumah sebaiknya tidak melanjutkan untuk membaca cerita ini. Pasalnya, cerita yang diberi judul ‘Ibu dan Bayi Itu..’ ini sukses membuat siapa saja yang membacanya merinding seketika. Langsung saja kita masuk ke cerita! Baca Juga: Disebut Tanaman Kuburan, Ini 5 Manfaat Menanam Pohon Kamboja di Depan Rumah Menurut Fengshui Kejadian bermula ketika, seorang pria bernama Krisna yang bekerja sebagai sales disebuah perusahaan rokok terbesar di Indonesia baru saja mendapatkan bonus dari kantornya. Ia mendapatkan bonus karena berhasil mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan. Berhubung bonus itu terbilang lumayan, ia pun berencana untuk membeli sebuah mobil. Krisna saat ini tengah memiliki seorang istri yang sedang hamil muda. Karena ingin memanjakan istri yang memang hamil muda, ia pun membeli sebuah mobil dengan harga yang pas di kantong. Dirinya berencana untuk membeli sebuah mobil dengan kondisi bekas, agar bisa lebih murah dan dapat dibayar dengan cash.


Singkat cerita, Krisna menemukan mobil yang pas di hati dan budget, yakni mobil grand Livina berwarna abu-abu. Krisna membeli mobil tersebut dari seorang bapak-bapak yang sedang membutuhkan uang. Karena dirasa cocok dan pas, akhirnya Krisna bersepakat dengan bapak tersebut.


Awal mobil tersebut datang ke rumah pasangan baru menikah tersebut, mereka berdua sangat senang sekali.


Mereka jadi bisa leluasa pergi ke mana saja dengan mobil sendiri tanpa memakai mobil kantor. Namun, baru beberapa hari di rumah, mobil Si Abu Monyet (panggilan kedua pasangan itu) selalu tercium bau amis. Iya, bau amis darah. Mereka selalu mencoba mencari-cari di sela-sela mobil untuk mengetahui sumber dari bau amis tersebut. Yang ditakutkan justru ada binatang yang mati dan mengeluarkan darah. Tapi, semua itu tak membuahkan hasil, karena tak ada satu pun binatang mati di sela-sela mobil. Bau amis darah itu semakin menyengat ketika sore menjelang malam hari. Krisna pun sering membawa Si Abu Monyet ke tempat cuci mobil dan diminta untuk diberikan pewangi yang lebih banyak.


amun tetap saja bau amis itu masih tercium ketika sudah sampai di rumah. Selain itu, jika mereka sedang mengendarai mobil di malam hari selalu saja terdengar suara tangisan bayi, meski suaranya samar-samar. Meski tak begitu jelas, suara tangisan bayi itu cukup mengganggu mereka. Hingga akhirnya, Krisna berencana membawa mobil itu ke paranormal atau ke orang yang tau menyelesaikan permasalahan mobil itu. Karena menurutnya ini bukanlah permasalahan yang biasa terjadi. Tapi karena kesibukan pekerjaan, akhirnya rencana ke paranormal itu selalu di undur-undur. Sampai pada kejadian suatu malam Krisna harus pulang larut malam karena lembur di kantor sekitar pukul satu dini hari. Sepanjang jalan pulang, ia terus mencium bau amis darah. Ketika jarak sampai ke rumah tinggal 3 km lagi, entah mengapa bulu kuduk Krisna terasa tegang.


Terdengar lebih jelas dan keras dari sebelumnya, dan akhirnya ia pun mulai curiga ada yang tak beres. Karena merasa ada yang tak beres, ia terus mengecek kaca spion untuk memastikan keadaan. Ketika ketiga kalinya Krisna melihat ke kaca spion, ada sosok wanita sedang menggendong bayi di jok belakang mobilnya. Ia sempat bertatap-tatapan sesaat, hingga akhirnya Krisna harus menginjak rem mobilnya dengan mendadak. Sontak, Krisna langsung keluar dari dalam mobil. Tapi karena waktu masih tengah malam, di luar pun sangat sepi sekali hampir tak ada orang. Berkali-kali Krisna membaca doa dengan apa yang ia lihat. Dan ketika ia lihat lagi dari luar, di jok belakang mobil kosong alias tak ada siapa-siapa. Meski jarak rumah sudah semakin dekat, tetap saja ia bingung harus melanjutkan dengan mengenakan mobil tersebut atau tidak. Setelah menenangkan diri sejenak, Krisna akhirnya memutuskan pulang dengan mengendarai mobil, sebelum masuk tak lupa ia membaca ayat kursi terlebih dahulu. Ketika memasuki mobil, Krisna melirik sekitar dalam mobil untuk memastikan tak ada siapa-siapa di belakang jok mobil. Dan memang kosong. Saat beberapa meter melaju, sosok perempuan pucat yang menggendong bayi itu muncul lagi di belakang Krisna.

Bau amis bahkan semakin menyengat dari yang biasanya. Sontak, ia langsung membaca ayat kursi dengan diteriakan. Karena Krisna baru pertama kali melihat makhluk tak kasat mata, ia menyetir sambil gemetar dan hampir menangis. Keringat panas dingin keluar di sekujur tubuhnya. Dengan kekuatan gas yang luar biasa, ia langsung memarkirkan mobil tersebut di depan rumahnya tanpa di masukan ke garasi. Sesampai di dalam rumah, keringat dingin terus mengucur di tubuhnya. Ia mencoba langsung tidur tapi tak bisa karena terus dibayangi hantu gentayangan itu. Keesokan harinya, Krisna langsung demam tinggi sehingga istrinya pun bingung ketika suaminya harus pulang dengan buru-buru dan memarkirkan mobil dengan sembarangan.


Krisna tak berani cerita karena istrinya yang sedang hamil muda. Ia takut jika istrinya nanti kepikiran sehingga Krisna beralasan ingin tidur lebih cepat karena ngantuk semalam itu. Setelah sembuh beberapa hari sakit, Krisna masih trauma untuk menaiki Si Abu Monyet. Karena bau amis masih terasa ia memutuskan untuk membawanya ke kiai yang bisa mencari solusi permasalahan itu. Krisna ditemani temannya untuk pergi ke kediaman pak kiai pada sore hari.


Tapi sosok hantu gentayangan itu muncul dengan tiba-tiba di belakang jok. Karena kaget, Krisna akhirnya tak bisa mengendalikan mobil tersebut dan akhirnya kecelakaan masuk ke dalam jurang. Meski begitu, keduanya masih bisa selamat dan hanya mengalami luka lecet di tangan. Krisna segera meminta bantuan saudaranya untuk menginformasikan kondisinya itu. Tak begitu lama banyak warga yang melintas menolong Krisna dan temannya untuk ditenangkan. Menurut warga sekitar tempat itu memang sering terjadi kecelakaan tunggal dan Krisna adalah salah satunya. Entah karena apa. Tapi Krisna tidak cerita bahwa ia kecelakaan karena melihat penampakaan di jok belakang mobilnya. Kemudian mobil derek datang dan membawa mobilnya. Krisna pun dijemput oleh saudaranya. Dan selama di mobil saudara membahas kenapa ia bisa kecelakaan disana. Dirinya juga tanya temannya, apa dia melihat sosok penampakan di jok belakang mobil. Tapi katanya dia tidak melihatnya. Malah dia heran kenapa Krisna tiba-tiba kaget dan banting stir. Krisna pun jadi heran, mengapa hanya dirinya saja yang bisa melihat penampakkan wanita itu? Setelah ia dan temannya diobati di RS, mereka pun langsung pulang.


Krisna benar-benar kepikiran dengan mobil itu, hingga akhirnya ia memutuskan untuk secepatnya bertemu dengan kiai Muhi.

Terdengar lebih jelas dan keras dari sebelumnya, dan akhirnya ia pun mulai curiga ada yang tak beres. Karena merasa ada yang tak beres, ia terus mengecek kaca spion untuk memastikan keadaan. Ketika ketiga kalinya Krisna melihat ke kaca spion, ada sosok wanita sedang menggendong bayi di jok belakang mobilnya. Ia sempat bertatap-tatapan sesaat, hingga akhirnya Krisna harus menginjak rem mobilnya dengan mendadak. Sontak, Krisna langsung keluar dari dalam mobil. Tapi karena waktu masih tengah malam, di luar pun sangat sepi sekali hampir tak ada orang. Berkali-kali Krisna membaca doa dengan apa yang ia lihat. Dan ketika ia lihat lagi dari luar, di jok belakang mobil kosong alias tak ada siapa-siapa. Meski jarak rumah sudah semakin dekat, tetap saja ia bingung harus melanjutkan dengan mengenakan mobil tersebut atau tidak. Setelah menenangkan diri sejenak, Krisna akhirnya memutuskan pulang dengan mengendarai mobil, sebelum masuk tak lupa ia membaca ayat kursi terlebih dahulu. Ketika memasuki mobil, Krisna melirik sekitar dalam mobil untuk memastikan tak ada siapa-siapa di belakang jok mobil. Dan memang kosong. Saat beberapa meter melaju, sosok perempuan pucat yang menggendong bayi itu muncul lagi di belakang Krisna.


Krisna tak berani cerita karena istrinya yang sedang hamil muda. Ia takut jika istrinya nanti kepikiran sehingga Krisna beralasan ingin tidur lebih cepat karena ngantuk semalam itu. Setelah sembuh beberapa hari sakit, Krisna masih trauma untuk menaiki Si Abu Monyet. Karena bau amis masih terasa ia memutuskan untuk membawanya ke kiai yang bisa mencari solusi permasalahan itu. Krisna ditemani temannya untuk pergi ke kediaman pak kiai pada sore hari.


Krisna tak berani cerita karena istrinya yang sedang hamil muda. Ia takut jika istrinya nanti kepikiran sehingga Krisna beralasan ingin tidur lebih cepat karena ngantuk semalam itu. Setelah sembuh beberapa hari sakit, Krisna masih trauma untuk menaiki Si Abu Monyet. Karena bau amis masih terasa ia memutuskan untuk membawanya ke kiai yang bisa mencari solusi permasalahan itu. Krisna ditemani temannya untuk pergi ke kediaman pak kiai pada sore hari. Baca Juga: Bukan Hal Mistis, Sering Terbangun Jam 3 Pagi Ternyata Karena… Tapi sosok hantu gentayangan itu muncul dengan tiba-tiba di belakang jok. Karena kaget, Krisna akhirnya tak bisa mengendalikan mobil tersebut dan akhirnya kecelakaan masuk ke dalam jurang. Meski begitu, keduanya masih bisa selamat dan hanya mengalami luka lecet di tangan. Krisna segera meminta bantuan saudaranya untuk menginformasikan kondisinya itu. Tak begitu lama banyak warga yang melintas menolong Krisna dan temannya untuk ditenangkan. Menurut warga sekitar tempat itu memang sering terjadi kecelakaan tunggal dan Krisna adalah salah satunya. Entah karena apa. Tapi Krisna tidak cerita bahwa ia kecelakaan karena melihat penampakaan di jok belakang mobilnya. Kemudian mobil derek datang dan membawa mobilnya. Krisna pun dijemput oleh saudaranya. Dan selama di mobil saudara membahas kenapa ia bisa kecelakaan disana. Dirinya juga tanya temannya, apa dia melihat sosok penampakan di jok belakang mobil. Tapi katanya dia tidak melihatnya. Malah dia heran kenapa Krisna tiba-tiba kaget dan banting stir. Krisna pun jadi heran, mengapa hanya dirinya saja yang bisa melihat penampakkan wanita itu? Setelah ia dan temannya diobati di RS, mereka pun langsung pulang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar